Friday , 18 August 2017
Latest Blog
Cara Setan Menyesatkan Manusia

Cara Setan Menyesatkan Manusia

Allah berfirman: “Turunlah kamu dari surga itu, karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina”. (Al-A’raf : 16-17)

Iblis menjawab : “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan menghalangi mereka dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan belakang mereka, dari kanan dan kiri mereka dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).” (Al-A’raf : 16-17)

Dalam rangka menyesatkan Manusia dari jalan yang lurus, setan mempersiapkan cara dan jebakan-jebakan. Ada enam tingkatan jebakan yang dipasang setan untuk menjerat Manusia sebagaimana yang diterangkan para ulama, yaitu :

Pertama : Setan akan berupaya menjerumuskan bani manusia ke lembah kekafiran atau kesyirikan.

Bila berhasil maka manusia yang telah terajak itu akan dijadikan kader untuk menjadi tentara iblis. Dan bila langkah tersebut tercapai, inilah puncak keberhasilan perjuangan setan. Namun bila manusia selamat dari jebakan ini setan akan menggunakan cara berikutnya.

Kedua : Setan akan berusaha menjatuhkan Manusia ke lembah bid’ah, sehingga ia mengamalkan bid’ah dan menjadi ahli bid’ah.

Pilihan lain yang setan tempuh selanjutnya ini adalah menggiring manusia untuk melakukan ibadah yang telah dimasukkan ke dalamnya unsur-unsur bid’ah. Perbuatan bid’ah lebih dia senangi daripada berbuatan fasik atau maksiat. sebab perbuatan bid’ah membawa nama ibadah, padahal akibatnya justru akan merusak ibadah dari dalam. Apalagi yang melakukan bid’ah adalah tokoh yang terpandang, maka biasanya banyak jamaah yang terpengaruh karenanya.
Namun bila manusia termasuk ahli sunnah dan tidak mampu diperdaya, maka setan akan menggunakan cara berikutnya.

Ketiga : Setan akan menggoda Manusia untuk melakukan dosa-dosa besar

Bila cara-cara diatas tidak mampu menggoyahkan seorang mukmin, maka setan akan memotivasi dengan bisikan ke dalam hati bahwa tak ada orang lain yang tahu bila sang ahli ibadah melakukan dosa, bila dia tergoda lalu melakukannya, seperti zina, membunuh, mencuri dll maka setan akan melihat apakah sudah layak aib ini diperlihatkan kepada khayalak ramai.

Bila menurut pertimbangan setan sudah layak, diajaknya orang tersebut untuk berbuat dosa besar didepan orang lain sehingga terbukalah aibnya. Dengan cara ini dia akan dijauhi orang lain, nasihatnya tidak akan didengar lagi, lalu berkuranglah jumlah ulama. Namun bila Allah menjaganya, maka setan akan menggoda dengan cara lain.

Keempat : Setan akan menggoda Manusia untuk melakukan dosa-dosa kecil dan menganggapnya remeh,

Bila setan tak mampu mengajak seorang ahli ibadah untuk melakukan dosa besar, maka dia akan berusaha untuk membawanya agar berbuat dosa yang kecil, sebab dengan berbuat dosa yang kecil, orang akan mudah untuk terus berbuat dosa sehingga akhirnya akan menjadi besar.

Kelima : Setan akan menyibukkan Manusia dengan perkara mubah sehingga mereka lalai dari perkara pokok.

Cara kelima ini juga akan diupayakan setan jika cara diatas tidak ampuh. Yaitu setan akan berupaya untuk menyibukkan dengan perbuatan yang mubah. Yaitu perbuatan yang tidak termasuk dosa dan tidak pula termasuk amal ibadah yang mendapat pahala.

Akan tetapi dengan kesibukannya ini dia akan meninggalkan hal-hal yang berfaedah. Seperti banyak tidur, banyak makan dan minum, banyak begadang tapi tidak untuk beribadah, tapi untuk menonton bola contohnya. dll
Namun bila manusia selamat dari perangkap ini, maka setan akan menggunakan cara yang terakhir.

Keenam : Setan akan menyibukkan manusia dengan amalan yang rendah nilai pahalanya,

Cara terakhir yang diupayakan setan untuk menggoda manusia adalah membuat manusia tersebut sibuk dengan amal yang kurang utama atau amalan yang rendah nilai pahalanya dibanding dengan amalan yang lebih utama untuk dikerjakan. Dalam hal ini tentu sulit untuk diketahui bahwa itu termasuk program setan juga. misalnya dia menyibukkan manusia dengan amal sunnah sehingga melalaikannya dari amal wajib, dan lain sebagainya.

Semoga Allah selalu menjaga kita dari segala, tipu daya setan. Baik dari golongan jin dan manusia.

Sumber

About Fahrudin

Seorang suami dan ayah dari 2 anak. Pecandu Teknologi Informasi, bisa betah berjam-jam kalau sudah didepan Laptop+Internet. Dan perindu Syurga-Nya :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

BIGTheme.net • Free Website Templates - Downlaod Full Themes